Memotret Indah dengan Ponsel? Bisa...
Memotret Indah dengan Ponsel? Bisa...
Baca juga info : info
kursus bahasa inggris
Untuk mendapatkan hasil foto yang bagus, ternyata tidak perlu kamera
profesional. Bermodalkan ponsel saja bisa. Tinggal bagaimana kemampuan
orang yang memotretnya.
Tentu saja ada triknya. Bagaimana caranya? Aries Lukman, salah satu
pendiri What’s Next Project dan Komunitas Fotografi iPhonesia membagi
triknya.
Menurutnya, bila ingin mengambil gambar di sebuah
tempat coba mengobservasi sambil menikmati lokasi dulu tempat yang
dikunjungi. Bila mengunjungi museum seni maka belajar untuk menikmati
dulu seninya. Jadikan karya seni sebagai pemeran utamanya.
"Coba
riset kalau belum pernah ke sana. Kalau tiba-tiba ke suatu tempat
apalagi galeri seni, coba nikmati galeri seni itu dulu," ujarnya.
Bagian
yang harus diobservasi pertama adalah pencahayaan. Galeri dirancang
untuk mempertajam hasil karya. Lihat bagaimana pencahayaannya baik atau
tidak, lihat juga suasana galeri dan warna yang mendominasi galeri.
"Cahaya
penting untuk dilihat karena keterbatasan ponsel adalah pencahayaan.
Kalau cahaya terbatas, hati-hati ambil gambar di ponsel," ujarnya.
Cahaya
dari lampu harus diperhatikan. Selain itu cahaya dari luar, misalnya
dari kaca besar atau jendela. Cahaya akan memberi warna-warna alami dan
bayangan yang menarik.
Selain cahaya, yang harus diobservasi yang kedua adalah arsitektur.
Untuk museum seni, seni bersatu dengan galeri dan orang di sana. Anda
bisa melihatnya dari atas ke bawah juga interiornya seperti apa. Apa
yang menarik itu diperhatikan.
Baca juga info : kursus
bahasa inggris di al azhar pare
Yang ketiga observasi karya
seni harus tetap jadi pemeran utama. Bagajmana caranya mengapresiasi
seni tersebut dengan cara mengambil gambar yang baik. "Karya seni fokus
utama orangnya kecil saja," sarannya.
Hal penting lainnya
interaksi karya seni dengan pengunjung seperti apa. Contoh foto menarik
adalah saat anak-anak memiliki rasa ingin tahu mengenai seni. Bisa jadi
foto yang baik saat anak memperhatikan karya seni.
Selain
itu, pemilik ponsel harus mengoptimalkan gawainya. "Mau pakai kamera
bagus tidak ada artinya kalau tidak perhatikan komposisi atau angle,"
tambahnya.
Selain komposisi, gunakan fokus dan eksposur
pada kamera. Kesalahan orang pada umumnya adalah terlalu nyaman
menggunakan settingan otomatis. Padahal dengan sedikit sentuhan di fokus
bisa mendapatkan hasil berbeda.
Jika ingin tambah baik
hasilnya gunakan wide lens atau lensa tambahan. Selain itu itu post
process juga penting dengan menggunakan aplikasi edit gambar.
Baca juga info : kursus bahasa
inggris di pare
Aris
mengatakan sebelum mengambil gambar sebaiknya menentukan apa yang ingin
diceritakan dari foto. Mengapa ambil foto tersebut, apa yang ingin
diceritakan dan kebutuhan foto untuk apa.
Menurutnya tidak
perlu mengabadikan momen dengan semua tokoh menghadap kamera. Bisa
dengan kegiatan natural misalnya saat memperhatikan seni di dinding atau
lainnya. Untuk menambah hasil yang bagus, bisa tentukan busana yang mau
dipakai untuk foto.

Comments
Post a Comment