Cara Mudah Kenali Ikan Berformalin
Cara Mudah Kenali Ikan Berformalin
http://kursusinggrispare.com // Ikan berformalin. Ikan merupakan salah satu sumber protein yang sangat
dibutuhkan untuk tubuh. Sangat disayangkan jika salah mengkonsumsi ikan yang
berformalin, bukan menambah protein yang ada di dalam tubuh, justru menjadikan
tubuh menjadi tidak sehat akibat formalin. Maka dari itu, para bunda harus
berhati-hati didalam memilih asupan protein dari ikan untuk sang anak. Sebab,
ada saja pedagang yang menggunakan zat formalin untuk mengawetkan ikan. Ahli
diet di Max Hospital, Dr Ritika Samadar mengungkapkan cara mudah mengenali ikan
berformalin dilihat dari bau dan teksturnya.
Baca juga info : kursus bahasa
inggris
Ikan yang berformalin juga tidak mengeluarkan bau amis seperti biasanya.
Lalat juga tidak berkeliaran di dekat ikan yang diawetkan dengan formalin.
Selain itu, Dr Joydeep Ghosh dari Fortis Hospital di Kolkata menuturkan cara
menangani ikan berformalin yang terlanjur terbeli. “Satu-satunya cara
menghilangkan formalin pada ikan adalah dengan mencucinya dengan air keran
selama 10 hingga 12 menit. Tidak cukup direndam dalam air,” kata Ghosh.
Ghosh mencatat berbagai efek yang dapat terjadi pada kesehatan manusia jika
mengonsumsi ikan berformalin. Yakni, sakit perut, efek berbahaya pada hati,
penyakit kulit (jika bahan kimia bersentuhan dengan kulit), memburuknya masalah
pernafasan, mata berair dan gatal, serta memiliki konsekuensi serius seperti
kanker.
Untuk lebih mudah membedakan sekilas penampilan ikan dengan
formalin terlihat lebih cantik dan menggugah selera makan maka tidak heran
banyak ibu yang tertipu. Sering sekali dinas kesehatan melakukan sidak ke pasar
untuk melindungi masyarakat dari peredaran ikan berformalin namun sampai sekarang
tidak membuahkan hasil nyata. Sebagai pembeli yang cerdas kita harus tahu
bagaimana cara membedakan ikan dengan formalin dan tidak. Berikut ini
adalah ciri-ciri nya:
1. Warna Insang
-
Bisa dilihat dari warna
insang sang ikan. Insang terletak di kepala yang bisa anda buka dengan sedikit
mencongkelnya.
-
Untuk ikan yang segar
memiliki warna insang berwarna merah seperti darah dan terlihat tampak segar. Seketika
di pegang terasa sedikir kenyal dengan tekstur normal.
-
Adapun untuk ikan yang
berformalin memiliki insang yang sedikit gelap. Karena, sudah melalui proses
pengolahan yang kurang baik. Biasanya untuk insang ikan yang berformalin
sedikit rusak dan seketika dipegang tidak terasa kenyal.
2.
Aroma Ikan
-
Sesekali sebelum anda
membeli ikan maka cobalah untuk mendekatkan hidung untuk mencium aroma ikan.
-
Ikan yang masih segar
berbau amis yang khas. Untuk ikan laut sedikit tercium bau garam, sedangkan
untuk ikan tawar berbau lumpur.
-
Sedangkan untuk ikan yang
berformalin berbau aneh bukan seperti ikan.
Baca juga info : kursus
bahasa inggris di al azhar pare
3.
Tektur Daging
-
Untuk ikan yang masih segar
tektur daging empuk dan mudah dipotong, serta menghasilan potongan yang rapi
-
Sedangkan ikan yang
berformalin terlihat lebih bersih dan terasa kaku karena mengalami proses
pengawetan dan lebih susah dipotong serta mudah rusak teksturnya.
4.
Daya Tahan Ikan
-
Ikan yang segar akan
berubah secara penampilan saat tidak disimpan didalam almari es. Jika penjual
ikan datang dipagi hari pasti saat matahari mulai meninggi si ikan akan
terlihat sedikit lebih jelek.
-
Sedangkan untuk ikan yang
berformalin, namanya saja di campur dengan bahan pengawet, maka daya tahan ikan
akan lebih awet dan Nampak masih segar saja, meskipun dari pagi hingga siang si
ikan tidak dimasukkan ke dalam almari Es.
5.
Reaksi Para Serangga
-
Ikan yang segar akan banyak
sekali dihinggapi serangga seperti lalat dan kucing pun juga serasa ingin
mendekat.
-
Untuk ikan dengan pengawet
formalin tidak akan dihinggapi lalat walaupun diletakkan diruangan yang
terbuka. Bahkan kucing pun tidak akan memakan ikan yang berformalin walaupun
anda suguhkan didepan kucing tersebut.
Itu lah ciri-ciri ikan yang masih segar dan ikan yang menggandung
formalin. Kenali lebih dalam lagi demi kesehatan tubuh anda dan buah hati anda.
Semoga bermanfaat.

Comments
Post a Comment